Manfaat “Internet of Things” Bagi Manusia

Halo semuanya saya mau menjelaskan apa itu internet of Things merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Bermacam perangkat fisik dapat terhubung satu sama lain dengan cara mengumpulkan dan berbagi data.

Didukung dengan chip komputer dan jaringan komunikasi seluler, IoT dapat menghubungkan semua objek yang berbeda ini. Pemasangan sensor dan tingkat kecerdasan digital ke perangkat memungkinkan komunikasi antar perangkat secara otomatis tanpa melibatkan manusia.

Perangkat pintar berbasis vendor IoT membantu hidup dan bekerja lebih cerdas, serta mendapatkan kendali penuh atas hidup mereka. Peralatan di rumah dapat diotomasi, atau dikendalikan dari jarak jauh melalui aplikasi, membuat hidup lebih mudah dan bernilai.
Bagi organisasi, IoT membantu otomatisasi, dan pemantauan proses, dan mengurangi biaya tenaga kerja dan proses produksi yang lebih murah. Selain itu juga dapat mengurangi pemborosan, meningkatkan kualitas layanan dan serta menawarkan transparansi dalam transaksi pelanggan.

Penulis teknologi Alexander S Gillis mengatakan bahwa ekosistem IoT terdiri dari perangkat pintar berkemampuan web yang menggunakan sistem tertanam, seperti prosesor, sensor, dan perangkat keras komunikasi, untuk mengumpulkan, mengirim, dan bertindak berdasarkan data yang mereka peroleh dari lingkungan mereka.

Perangkat IoT berbagi data sensor yang mereka kumpulkan dengan menghubungkan ke gateway IoT atau perangkat edge lainnya tempat data dikirim ke cloud untuk dianalisis atau dianalisis secara lokal. Terkadang, perangkat ini berkomunikasi dengan perangkat terkait lainnya dan bertindak berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari satu sama lain.

Perangkat melakukan sebagian besar pekerjaan tanpa campur tangan manusia, meskipun orang dapat berinteraksi dengan perangkat, misalnya, untuk mengaturnya, memberi instruksi, atau mengakses data. IoT yang lebih canggih lagi dengan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin dapat membantu proses pengumpulan data menjadi lebih mudah dan dinamis.

Sektor Industri
Menurut Gillis IoT dikemukakan pertama kali oleh Kevin Ashton pada 1999 pada sebuah acara Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan IoT ini dapat diterapkan untuk ranah konsumen dan bermacam sektor industri. Banyak perusahaan dari sektor manufaktur, kesehatan, transportasi, wisata, pertanian, air bersih, dan lainnya telah mengaplikasikanya.

Aplikasi IoT pada sektor konsumen seperti perangkat yang dipakai (wearable device), seperti penggunaan jam pintar, headphone, monitor detak jantung dan fungsi lain dengan menggunakan elektroda sensor yang ditempatkan di bawah kulit lalu mengirim informasi pemantauan melalui frekuensi radio.

Lot juga diaplikasikan pada rumah pintar (smart home). Salah satu platform otomasi rumah dengan kecerdasan buatan (AI) rumah adalah Jarvis yang juga digunakan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Ada juga platform Allen Pan’s Home Automation System yang menggerakkan perangkat di rumah dengan serangkaian not musik.